GuidePedia

0

Jakarta - Pernahkah Anda membayangkan dari mana makanan yang Anda makan berasal? Sebelum sampai di piring makan, bahan makanan seperti greek yogurt, daging, ataupun jagung telah melalui proses pengolahan yang panjang. Proses yang dilakukan ternyata dapat mengancam keselamatan lingkungan.

Proses pembuatan bahan makanan yang sering kita konsumsi sehari-hari ternyata dapat berdampak buruk bagi lingkungan. Hal ini disebabkan oleh penggunaan lahan yang terlalu banyak atau pembuangan limbah yang tidak tepat. Seperti dilansir dari Womens Health Mag (02/07/15), inilah alasan proses pembuatan bahan makanan ini merugikan lingkungan.

Foto: Thinkstock

1. Minyak kelapa sawit

Baru-baru ini Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (FDA) mewajibkan perusahaan makanan untuk menghilangkan lemak trans dalam produk mereka, paling lambat Juni 2018. Langkah ini patut diapresiasi mengingat lemak trans berdampak buruk bagi kesehatan. Di sisi lain, penghapusan lemak trans ini membuat perusahaan makanan beralih pada minyak kelapa sawit sebagai penggantinya. Para peneliti pun mengkhawatirkan dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan dari produksi minyak kelapa sawit dalam jumlah besar seperti penggundulan hutan dan pemanasan global. 


Foto: Getty Images

2. Daging, susu, dan telur

Produksi daging, susu, dan telur ternyata menghasilkan polusi dalam jumlah besar. Chris Hunt selaku Direktur Program Makanan di GRACE Communications Foundationmenjelaskan hewan ternak menghasilkan 396 ton kotoran per tahun. Jumlah ini 13 kali lebih banyak dari jumlah kotoran manusia. Selain menyebabkan polusi udara, kotoran hewan juga dapat mencemari tanah dan saluran air terdekat. Akibatnya, ganggang yang hidup di perairan menangkap semua oksigen di dalam air kemudian membuat ikan mati karena karena kehabisan oksigen.



Foto: Getty Images

3. Greek yogurt

Untuk tiap 118 ml susu yang digunakan dalam pembuatangreek yogurt, hanya 29 ml yang benar-benar dapat dikonsumsi. Sisanya berubah menjadi whey asam yang berdampak buruk bagi lingkungan. Pembuangan whey asam ke saluran air dapat menguras kadar oksigen didalamnya sehingga membuat banyak ikan mati. Hingga saat ini produsen yogurt masih mencari cara untuk mengatasi limbah whey asam.


Foto: Getty Images

4. Jagung

Jagung, padi, gandum, dan semua bahan makanan yang ditanam dengan cara konvensional ternyata berdampak buruk bagi lingkungan. Hal ini karena pembuangan pestisida yang sering masuk dalam saluran air membuat banyak ikan mati. Selain itu, penanaman konvensional juga menghabiskan banyak lapisan tanah bagian atas karena praktek penggemburan tanah yang dilakukan berkali-kali. John Crawford, selaku peneliti lingkungan mengatakan dunia hanya punya waktu 60 tahun sebelum lapisan tanah bagian atas benar-benar habis.


Post a Comment Blogger

Beli yuk ?