GuidePedia

0


Provinsi Kepulauan Riau terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil. Pulau-pulau ini menyebar berbatasan dengan Singapura, Malaysia, hingga Vietnam, dan Kamboja.

Tak hanya populer dengan pantai nan memesona, Kepulauan Riau juga memiliki kuliner khas yang tak dimiliki daerah lain. Kekayaan sajian lautnya menjadi daya tarik tersediri
Gonggong


Gonggong diambil dari nama jenis siput laut yang terdapat di sekitar Kepulauan Riau, banyak terdapat di Desa Lobam, Tanjung Uban, Pulau Bintan, Kepulauan Riau.© holbox/shutterstock

Salah satunya sajian bernama gonggong. Gonggong adalah sebutan untuk siput laut. Anda akan dengan mudah menemui gonggong di Desa Lobam, Tanjung Uban, Pulau Bintan, Kepulauan Riau

Ada tiga jenis siput laut yang biasa dijadikan makanan. Berbeda dengan siput sawah yang bisa Anda temui di pasar-pasar. Bentuk cangkang siput gonggong panjang dan spiral. Proses memasak gonggong pun mudah.

Gonggong biasanya disajikan dengan cara direbus saja. Namun, untuk merebusnya agar tak berbau amis, memang perlu trik. Caranya gonggong direbus dengan garam dan irisan jahe.

Tekstur daging gonggong yang cukup lembut dan kenyal, mirip cumi-cumi. Setelah direbus, Anda sudah bisa langsung menikmati. Jangan lupa untuk disantap dengan sambal. Mencocol gonggong dengan sambal, lebih nikmat.

Lakse


Selain gonggong, saat berlibur ke Kepri Anda juga bisa mencicipi lakse. Lakse adalah makanan sejenis mi yang dicampur dengan bumbu racikan khas Tionghoa dan Melayu

Bentuknya seperti mi yang terbuat dari tepung sagu. Tapi yang menarik dari lakse adalah penyajiannya dalam sebuah daun bernama daun semangko.

Perpaduan dua budaya dalam kuliner ini dilansir Kompas, karena secara garis besar, kuliner Kepri terpengaruh oleh dua jenis kebudayaan, yakni Tiongkok dan juga Melayu. Untuk Tiongkok, lebih condong kepada makanan-makanan sejenis bakmie. Sementara Melayu hadir dengan kue-kue dan juga kari.

Lakse memiliki bentuk mi bulat putih dan sedikit tebal. Nama lakse diambil dari bahasa Sansekerta yang mempunyai arti banyak. Lakse dibuat dengan berbagai bumbu.

Lakse di Kepulauan Riau tersaji dalam beberapa macam, salah satunya adalah lakse khas Anambas yang termasuk dalam kategori lakse kari dengan kuahnya yang berlemak dan pedas serta kaya akan rempah.

Mi tarempa


Sajian mi dari Kepri tak hanya lakse. Anda juga bisa mencicipi mi tarempa atau mi saintan. Mi kuning dari tepung terigu sekilas mirip mi Aceh. Tapi dimasak dengan telur, kecambah dan potongan ikan laut yang digoreng dengan cabai.

Mi tarempa mudah Anda temukan ketika berada berada di Kabupaten Anambas. Tapi di Tanjung Pinang juga ada satu tempat yang sudah terkenal menjual mi tarempa yakni Kedai Kopi Selera Bintan yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat.

Selain mi, ada juga sajian ikan dengan nama asam pedas sembilang. Sekilas bentuk dan tekstur ikan sembilang mirip dengan ikan lele. Tapi bedanya, ikan sembilan hidup di laut.

Menu ikan yang kuat bercita rasa Melayu yang kental, berpadu dengan aroma bumbu rempah, seperti kunyit, serai, lengkuas. Mi tarempa pas dinikmati selagi hangat.

Makanan dengan bahan utama ikan sudah populer di bagi masyarakat Kepri. Misalnya sup ikan.

Sup ini disajikan dengan potongan daging ikan tenggiri. Potongan ikan ini dilumuri dengan putih telur untuk menghilangkan bau amis, kemudian dimasak bersama bumbu rempah-rempah dan dicampur dengan belimbing wuluh dan tomat hijau.

Potongan sawi putih atau hijau menjadi penambah rasa dalam sup. Rasa ikan yang gurih dengan tambahan cabai membuat sup ikan ini lebih segar saat disantap.

Kuliner menarik lain di Kepri adalah salad pulut. Jangan terkecoh mendengar namanya.

Biasanya salad adalah hidangan dengan campuran sayuran segar yang disantap dengan mayones atau campuran minyak zaitun. Nah salad pulut ini bukan sayuran melainkan makanan penutup. Wujudnya berupa kue berbentuk mangkuk yang terdiri dari dua lapis dengan rasa manis.

Camilan lain, ada kue billis gulung biasanya dinikmati masyarakat Kepri di waktu senggang. Kue kering goreng ini rasanya gurih dan enak. Kue bilis gulung cocok dijadikan oleh-oleh karena tahan hingga beberapa bulan.


Post a Comment Blogger

Beli yuk ?