GuidePedia

0

Tidur delapan jam sehari sudah Anda praktikkan. Tapi Anda tak merasa segar bugar saat bangun di pagi hari.

Ada sesuatu yang bikin tak nyaman. Alhasil niat memulai hari dengan bersemangat pun surut.

Bangun segar bugar tidak cukup hanya dengan tidur 7 hingga 8 jam. Prevention mencatat beberapa alasan mengapa Anda tak merasa tidak fit saat bangun pagi.

Menggunakan sabak sebelum tidur

Mereka yang membaca menggunakan sabak atau alat elektronik sejenis sebelum tidur, cenderung sulit bangun bugar. Berbeda dengan orang yang membaca buku. Itu menurut hasil riset Harvard.

Alasannya karena sinar biru yang dikeluarkan sabak menekan produksi melatonin. Melatonin adalah hormon pendukung tidur, yang mengontrol siklus tidur dan bangun.

Demikian diungkapkan Robert Rosenberg spesialis tidur dan penulis buku Sleep Soundly Every Night, Feel Fantastic Every Day. Ia merekomendasikan Anda untuk mematikan seluruh alat elektronik 90 menit sebelum tidur.

Bahkan, sebisa mungkin simpan ponsel dan lain-lain di luar kamar. Karena menurut dokter spesialis penyakit dalam Sylvia Morris, ponsel memancarkan cahaya yang cukup untuk mengganggu tidur.
Posisi tidur salah

Bisa jadi Anda tidur dalam posisi miring semalaman. Jadi posisi kaki melengkung sebelah alias tidak imbang. Jika Anda tidur dalam posisi miring, sebaiknya letakkan bantal di antara paha untuk menjaga posisi pinggul sejajar.

"Cedera pinggul adalah jenis cedera saat tidur yang paling umum, namun paling susah ditangani karena rasa sakitnya terkadang timbul di bagian tubuh lain, misalnya di tulang belakang," kata Benjamin Domb, pendiri American Hip Institute.
Kualitas bantal buruk

Empuk dan besarnya bantal tak jadi jaminan. "Tidur dengan kepala disangga menarik tulang belakang Anda. Ibaratnya Anda melewatkan 8 jam dengan posisi leher menunduk," jelas Shawn Stevenson pendiri Advance Integrative Health Alliance. Ia menyarankan Anda memilih bantal yang lembut namun punya busa penyokong yang baik.

Anda menggertakkan gigi saat tidur

Jika Anda sakit kepala saat bangun di pagi hari, kemungkinan besar itu karena Anda menggertakkan gigi saat tidur. Menurut riset, ini bisa diatasi dengan memijat area rahang sebelum tidur dan sesaat setelah bangun. Selain itu, Anda bisa juga minta pelindung gigi pada dokter gigi.
Masalah apnea tidur

Riset membuktikan hampir separuh perempuan dewasa--usia 20 hingga 44 tahun--menderita apnea tidur yang berbeda. Kondisi ini membuat Anda setop bernapas berkali-kali di tengah tidur.

Alhasil kualitas tidus memburuk. Jika ini terasa mengganggu Anda maupun pasangan, temui spesialis tidur atau dokter untuk mengatasinya.

Selain empat masalah di atas, Allwomenstalk mencatat beberapa alasan lain penyebab tidur tak nyenyak. Kecemasan, stres, mengudap di tengah malam, nonton film horor, cek-cok dengan pasangan, anak atau bayi juga bisa jadi penyebab tidur tak nyenyak.

Bangun pagi dalam keadaan segar bugar adalah cara baik untuk memulai hari. Jika yang Anda rasa sebaliknya segera lakukan upaya perubahan. Misalnya dengan praktik formula 10-3-2-1-0.

Sumber


Post a Comment Blogger

Beli yuk ?