GuidePedia

0



Seperti analisa saya sebelumnya, dalam jangka waktu yang cepat Saudi Arabia akan menghadapi persoalan yang pelik, berupa goncangan dari eksternal maupun internal.

Pertanyaan BESAR, mengapa kondisi semacam ini tidak menguat di rezim sebelumnya? Mengapa terjadi saat Raja Salman berkuasa dan tidak terjadi pada masa rezim raja sebelumnya?

Karena Raja Salman sudah menunjukkan bahwa Saudi Arabia telah memutar haluan kerajaan yang berbeda dari rezim sebelumnya.

Saudi baru terlihat semakin memihak dunia Islam yang tertindas seperti dengan mengundang pimpinan Hamas-Palestina, Khaled Misy'al ke Saudi beberapa waktu lalu dan juga memecat tokoh-tokoh kerajaan yang mendukung kudeta di Mesir.

Saudi baru juga terlihat berupaya membangun poros Saudi-Turki-Qatar dan tentunya juga gerakan Ikhwanul Muslimin yang dibenci rezim Saudi sebelumnya. Ikhwanul Muslimin, diakui atau tidak, merupakan sebuah gerakan Islam terbesar dunia Islam yang sejak awal telah menginspirasi banyak perjuangan gerakan kemerdekaan negara-negara Islam dari penjajahan negara-negara Barat/kapitalis. Indonesia masa lalu, salah satu negara yang secara tidak langsung terpangaruh ideologi Ikhwanul Muslimin sehingga mampu mengusir penjajah Belanda.

Dan barangkali, "kesalahan" terbesar sehingga kini Saudi "dihajar" adalah karena kebijakan Raja Salman merangkul Hamas yang bermakna bahwa Saudi sedang ingin melawan Israel, anak emas sekaligus tuannnya Barat-Amerika.

Dari peta ini, kita juga bisa memahami mengapa saat ini Iran sangat bernafsu menyerang Saudi Arabia setelah tragedi MINA yang pilu. Iran, baru saja kembali membangun hubungan mesra dengan blok Barat pasca perundingan nuklir. Sementara Saudi sebaliknya, baru saja berupaya merubah haluan kerajaan.

Kita tahu bahwa Israel sedang berupaya hancurkan Al-Aqsha untuk membangun Haykal Sulaiman. Dan saat ini dunia sedang mereka pegang, dengan sistem dajjal yang mereka jalankan. Maka tidak heran siapapun akan mereka hancurkan jika membela Al-Aqsha.

Mesir di bawah Mursi adalah contoh yang nyata. Baru saja Mesir dibawah Mursi pro Palestina, Mursi langsung dikudeta. Dan kini, Mesir dibawah rezim kudeta juga sedang berupaya menenggelamkan Gaza dengan air laut lewat pipa-pipa besar yang telah mulai dibangun sejak pasca kudeta.

Maka itu, tidak heran jika saat ini kita akan melihat banyak pihak menyerang Saudi Arabia dengan berbagai macam model serangan. Kenapa? Karena Saudi sedang mencoba berubah, sesuatu yang tidak diharap oleh tatanan sistem dunia yang sedang berkuasa.

Kita sedang berada pada fase zaman dimana sistem dajjal menguasai dunia. Saat ada satu keinginan baik, cita-cita membela umat Islam, atau visi membangun peradaban Islam, maka saat itu kita sedang berhadap-hadapan dengan sistem besar dunia (sistem dajjal) yang sedang berkuasa.

Kenapa ini bisa terjadi? Karena Alquran telah menjelaskan, al-Haq (kebenaran) itu versus al-baathil (kebatilan).

Wallahu a'lam bishshawab.

Sumberlanjutin di sini !

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?