GuidePedia

1


"AKAL-AKALAN INVESTASI KERETA CEPAT GUNAKAN BUMN" 
by @ferrykoto:

1. Soal investasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

2. Selain tdk tepat jenis KA tsb untuk layani kebutuhan Transportasi JKT-Bandung saat ini, apalagi dgn alasan akan tumbuhkan kota baru...

3. Soal investasi yg digunakan dan kerjasama dgn investor dr China perlu dicermati. Apalagi strategi gunakan BUMN untuk hindari...

4. ..untuk hindari "nafsu" mensegerakan proyek ini dicegah lewat mekanisme pengawasan di DPR jika gunakan APBN.

5. Strategi gunakan BUMN untuk muluskan proyek ini memang smart, seolah betul2 "B to B", negara tdk ikut resiko. Tapi apa benar?

6. Tentu jika gunakan BUMN, DPR tdk bisa turut campur terlalu jauh, karena ini urusan bisnis BUMN, tdk gunakan APBN yg butuh persetujuan DPR.

7. Tapi jk kita perhatikan baik2 dr sisi politik lewat sikap Pres @jokowi yg begitu "mbentengi" proyek B to B ini, pantas dipertanyakan...

8. Apa betul itu murni B to B? Jika murni kenapa pak @jokowi perlu siapkan waktu khusus, 2 minggu kedepan u/ mjelaskan (lagi2 tentu pembelaan).

[KOMPAS: Kepada "Selebtweet", Jokowi Bersikeras Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
http://nasional.kompas.com/read/2016/02/02/17410921/Kepada.Selebtweet.Jokowi.Bersikeras.Lanjutkan.Proyek.Kereta.Cepat.Jakarta-Bandung]

9. Seharusnya kalau B to B, maka pak @jokowi tdk perlu cawe2 terlalu jauh, apalagi memasukan proyek itu dlm Perpres Proyek Strategis....

10. Cukup pantau Menteri BUMN, minta seluruh laporan, kenapa BUMN perlu dilibatkan dlm proyek itu? Apa untung ruginya.

11. Sampai disini terlihat, sesungguhnya pelibatan BUMN agar proyek terkesan B to B sebenarnya hanya strategi saja, sebenarnya ini proyek negara.

12. Proyek yg dibicarakan level negara (antara Presiden Jokowi dan Presiden China Xi Jinping -red), kemudian tugaskan BUMN kerjakan. Tapi resiko tentu tetap ada pada negara: Indonesia!

13. Tdk mungkin China mau garap kerja KA cepat yg hitung2annya beresiko jk tdk ada "jaminan" dari negara. Minimal jk gagal, mereka dapat sesuatu.

14. Sekarang kita lihat hitung2an bisnisnya. Soal hitung2an ini, tentu pengusaha China jago2, jika kita tdk hati2 bisa dikibuli...

15. Jika kita tidak hati2, bisa bisa dikibuli. Seolah investasi tapi sebenarnya kita disuruh belanja pakai uang dia.

16. Seolah tarok uang investasi tapi sesungguhnya BUMN milik kita untuk modali investasi mereka. BUMN tdk sadar dikibuli, atau memang sama2 ngibul :)

17. Sebelum lihat pola investasi China Railways & China Development Bank, keduanya BUMN China. Perlu diingat... 

18. ...bahwa konsorsium BUMN yg ikut dalam PT KCIC (PT Kereta Cepat Indonesia China) adalah juga penerima Penyertaan Modal Negara (PNM) 2015, juga nanti 2016.

19. Penyertaan Modal Negara (PMN) adalah mekanisme penyertaan modal melalui APBN, jadi itu juga adalah UANG RAKYAT yg ditempatkan di BUMN.

20. PNM yg diberikan pada BUMN, misal Waskita Karya, tidak sedikit, blm BUMN lainnya, sperti PTPN VIII, JasaMarga, KAI pic.twitter.com/iqp9NvqfpV

21. Walau DPR sudah menegaskan & pemerintah berjanji, tidak akan gunakan PMN untuk membiayai proyek KA Cepat tsb...

22. ...Tapi jelas jika terjadi apa-apa dg proyek KA Cepat tsb akan berimbas pada BUMN yg terlibat sebagai peminjam dan tentu berimbas pada dana PMN juga.

23. Jadi jika ada yg katakan, tdk ada resiko atau kerugian pd negara jika proyek ini gagal, tdk sepenuhnya benar. Karena BUMN juga "negara".

24. Sekarang soal hitung2an share investasi yg USD 5,5M, kita misalkam saja sama dengan Rp 80 Trilyun. Berapa sesungguhnya investasi China?

25. Hitungan saya, sesungguhnya investasi China bahkan dalam Joint Venture China Railway dgn BUMN kita di PT.KCCI sebenarnya adalah NOL, ya NOL!

26. Tidak sepersenpun sesungguhnya China Railway letakan uang di PT.KCCI, yg terjadi sebenarnya BUMN kita modali mereka, dan kemudian..

27. Dan kemudian BUMN tsb melalui PT.KCCI berhutang kepada China Development Bank. Inilah cerdiknya China dan hitung2annya.

28. Berdasar keterangan Rini Soemarno, MenBUMN yg ngotot KA cepat ini dibangun, pendanaan proyek ini didapat 25% dari PT.KCCI dan 75% Hutang.

29. Hutang diberikan China Development Bank (CDB) sebesar 75% atau setara Rp60T. Sementara PT. KCCI 25% setara Rp20T pic.twitter.com/uXFw1zSPJS

30. Dari 25% atau Rp20T bagian PT. KCCI tsb 60% disediakan oleh Konsorsium BUMN, atau setara Rp 12 Triliun sementara China Railway 40% setara Rp 8 Triliun.

31. Dari skema tsb, seolah2 China Railway menempatkan dana Rp8T di PT.KCCI untuk mendanai proyek KA Cepat tsb.

32. Jika dihitung dari keseluruhan nilai Proyek, maka dana China Railways yg Rp8T tsb setara dgn 10% nilai proyek yg totalnya Rp80T.

33. Sangat kecil sekali investasi China Railway tsb, hanya dgn uang Rp8T, menguasai 40% PT.KCCI yg memiliki Proyek senilai Rp80T.

34. Dan jika cermat sesungguhnya uang Rp8T itu sama sekali bukan dr China Railways. Tapi dana dari Proyek itu sendiri..

35. Seperti dikatakan Dubes China, proyek ini "100% China", seluruh teknologi, design dan peralatan dari China,.. pic.twitter.com/V5X959erz1

36. Seluruh teknologi, design, perencanaan, peralatan semua milik dan dikerjalan oleh China Railways. Dan ini bukan "hibah" tapi Bisnis :)

37. Artinya dgn nilai Rp80T, proyek ini sangat besar dan pasti sangat menguntungkan bagi BUMN China Railway, disaat eknomi dunia sedang lesu...

38. Pebisnis pasti paham jika sebuah proyek keseluruhan pengerjaan dikerjakan oleh satu kontraktor apalagi design & teknologinya, maka untungnya besar...

39. Jika dikira2 keuntungam China Railways dari proyek ini 20% saja, maka Rp16T sudah digenggaman mereka. Lezat sekali!

40. Jadi "modal setor" Rp8T bisa diambil dari keuntungan Proyek yg Rp16T. Ini yang namanya "Bisnis tanpa Modal" dan dapat saham 40%. (Gile!) 

41. Apalagi proyek ini demikian dikebut, target 2-3 tahun selesai, maka makin cepatlah ngantongi keuntungan...


[Untuk Proyek Kereta Cepat, Konsorsium BUMN Indonesia (ada 4 BUMN) membentuk PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang bersama dengan perusahaan China Railway International Co Ltdmembentuk Konsorsium gabungan untuk membangun kereta cepat tersebut dinamakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), dengan saham kepemilikan dibagi antara PSBI 60% dan pihak China 40%.

PSBI itu sendiri merupakan perusahaan yang merupakan gabungan dari empat BUMN yaitu: PT Kereta Api Indonesia, PT Wijaya Karya, PTPN VIII dan PT Jasa Marga. Komposisi penyertaan saham pada PSBI adalah Wijaya Karya menguasai 38% atau Rp1,710 triliun, KAI dan PTPN VIII sebesar 25% atau Rp1,125 triliun dan Jasa Marga sebesar 12% atau Rp540 miliar.]

42. Dari yg sy twit tadi malam, jelaslah bahwa walau kerjasama ini B to B, tapi tetap akan membawa dampak ke negara bahkan keuangan negara apabila proyek KA Cepat ini gagal.

43. Apalagi jika dikaitkan adanya dana PMN yg ditempatkan negara melalui mekanisme APBN.

44. Sementara terkait "endors" pemerintahan @jokowi lewat menteri BUMN, bahwa China membawa investasi, membawa dana ke Indonesia...

45. ...adalah tidak benar. Jika kita teliti melihat pembagian share saham di PT.KCIC. Tdk ada dana investasi yg dibawa.

46. Yang ada HANYALAH HUTANG yg dibebankan kepada PT.KCIC, yg ditanggung oleh konsorsium BUMN Indonesia dan lebih "sadis" lagi...

47. ...lebih sadis lagi, konsorsium BUMN tersebutlah yang memodali Konsorsium China Railways secara Tunai & melalui aset yg dilepas.

48. Bagi yg belum jelas, bahwa China Railways sesungguhnya "ndak bondo"(tdk ada sama sekali bawa uang cash), saya coba jelaskan lagi...

49. Proyek KA Cepat ini senilai Rp80T (dibulatkan dr US$5,5M). Dari kebutuhan dana 80T disediakan oleh PT.KCIC 25% (20T) dan 75% pinjaman.

50. HUTANG 75% (60T) tsb didapat dari bank BUMN China, CDB, dgn skema bunga dlm Yuan dan US$. Ingat ini HUTANG !! pic.twitter.com/kZywkp73Nz

51. Perhatikan 25% (20T) yg harus disediakan PT.KCIC. Nilai itu harus disediakan oleh Konsorsium BUMN (PT.PSBI) sebesar 60% (12T)...

52. ...dan BUMN China (China Railways) menyiapkan 40% (8T). Jadi untuk nilai Proyek 80T, BUMN China hanya investasi 8T, hanya 10%! 

53. Dgn hanya "setor" 8T, China Railways lewat PT.KCIC kuasai 40% Proyek senilai 80T & mengelola bisnisnya kedepan. Itu "hebat" yg pertama.

54. Apakah china Railways betul2 setor modal 8T, seperti digembor2kan menBUMN? Jika pengusaha yg dengar ini, akan ketawa sampai ke solo :D

55. Ya betul, akan ketawa terpingkal2. Karena pengusaha pasti tahu & langsung otak bisnisnya bekerja, sesungguhnya China Railways TIDAK BONDO!

56. Proyek dgn engineering seperti KA Cepat ini, adalah proyek Hitech, bukan seperti jualan Komputer di Glodok, cukup cuan (untung) 1-2% bahkan kurang.

57. Proyek seperti KA Cepat ini, yg dijual adalah Teknologi, bukan sekedar barang, keuntungan Kontraktornya bisa dipastikan tidak tanggung2..

58. Asumsi paling jelek saja, kontraktornya baik hati ke Indonesia, ambil cuan untuk kerja 3 tahun, hanya 20% maka kontraktor sudah untung 16T!

59. Dan siapa kontraktornya? Siapa kontraktor yang beruntung tsb?

60. Kontraktornya adalah....... CHINA RAILWAYS sendiri... Yg dibayar oleh PT.KCIC untuk garap proyek ini China Railways si pemilik 40% saham.

61. Jadi investasi 8T China Railways di PT. KCIC sesungguhnya tidak ada, NOL NOL NOL.... yang ada Konsorsium BUMN lah yg sediakan dana cash!

62. Dari berbagai informasi, PT.KCIC sediakan dana cash 4T uk memulai proyek ini (infonya dari PT WIKA), BUMN yg lain dlm bentuk penyertaan aset.

63. PTP VIII sediakan asetnya berupa lahan, yg dilalui oleh KA Cepat. Aset PTP VIII yg dipakai sangat luas, melewati perkebunan milik mereka...

64. Sehingga konsorsium BUMN yg bergabung dlm PT. KCIC betul2 siapkan dana, baik tunai maupun berupa aset. China? Cuma sediakan "proposal" hehe...

65. BUMN China dan kontraktor china lainnya akan berpesta pora TANPA BONDO dlm proyek KA Cepat ini. Seluruhnya China pic.twitter.com/RBzSZoO5ZP

66. PT.KCIC lah yang akan mendanainya. Dan BUMN Indonesia sediakan dana cash+aset 12T, sementara BUMN China "potong cuan" :)

67. Sisa kebutuhan dana yg 75% atau 60T disedikan oleh.... lagi2 China.. Yaitu BUMN China... China Development Bank (CDB). Ingat ini HUTANG.

68. Jadi, China betul2 dapat pekerjaan besar di Indonesia melalui KA Cepat ini. Tanpa BONDO lagi, malah bisa nyalurkan HUTANG...

69. Dalam situasi ekonomi dunia yg lesu, mendapat proyek besar di awal tahun, 80T, sebuah berkah tidak terkira bagi BUMN China...

70. Dan bukan hanya dapat proyek, tapi juga mendapat hak pengelolaan 40%, TANPA BONDO, selama lamanya.... Hebat kesekian...

71. Dan TANPA RESIKO, jika proyek gagal, yg bayar Hutang adalah PT.KCIC, dimana didalamnya kewajiban BUMN 60%.... Sisanya 40% China Railways.

72. Kalah pun gagal, 40% yg ditanggung China Railways itu sudah ditutupi dr keuntungan mereka yg 20% ... Itu kalau memang CUAN (UNTUNG) nya cuma 20%.

73. Kalau CUAN nya 40% atau 50%, apalagi jika dibanding dgn KA Cepat Tehran yg jauh lbh murah, bisa jadi China... pic.twitter.com/ncPyrxgUBx

75. ...bisa jadi China Railways, jika pun proyek ini gagal, akan tetap bisa TERTAWA NGAKAK... 40% mah enteng, tertutupi dari CUAN.

76. Dan jika proyek ini gagal, bank CDB bisa menyita proyek tersebut, atau paling "lembut" mengkonversi Hutang jadi Saham.

77. Dan jika dikonversi Hutang jadi saham, maka CDB akan kuasai 75% saham PT.KCIC. Kalau itu terjadi, berapa sisa kepemilikan merah putih?

78. ..eitsss, bukan 60% lagi... langsung terjun bebas menjadi 15%. Jika itu terjadi, apa MenBUMN dan pak @jokowi ikhlas?

80. Apa ikhlas investasi yg sdh digelontorkan, baik tunai, apalagi aset2 Tanah dgn nilai yg pasti berlipat2, berpindah dikuasai China?

81. Kalau saya dan banyak rakyat yg menolak KA Cepat yg tdk terlalu penting amat cepat2 dibuat saat ini, TENTU TIDAK IKHLAS!!

81. China datang TANPA BONDO, eh setlah jadi malah mengusai 85% kepemilikan dari proyek tsb... IKHLAS?.... TERLALU kalau jawab ikhlas

82. Dan proyek ini beresiko gagal... Sangat besar kemungkinan gagal... Kenapa?

KENAPA SANGAT BESAR KEMUNGKINAN KA CEPAT INI GAGAL?

83. Kalau pengusaha ditanya, pasti sekali lagi akan tertawa terpingkal2, KA Cepat Bandung, dalam FS (feasibilty study/studi kelayakan) tertulis begini ...



84. Darimana itu 60.000 penumpang perhari untuk layani JKT-Bandung Pulang Pergi? Edan hitungannya! Apa semua orang akan berpindah ke KA Cepat?

85. KA Parahiyangan saja dgn 10 gerbong, angkut 500 penumpang, ada 8 kali PP, (anggap 10) Hanya bisa angkut lebih kurang 5rb penumpang/day.

86. Lha dapat angka 60rb penumpang/day itu bagaimana? Sebegitu banyaknya setiap hari orang Bandung kerja di Jakarta dan butuh buru2 sampai?

87. Sangat tidak masuk akal, angka 60ribu penumpang/day tsb. Entah kalau termasuk hantu,...tapi Hantu kan tidak bayar.... #joke

88. Lanjut, kebetulan sekali no 88 Menurut FengShui, ini lambangkan kekayaan yg berlipat2, sesuai dg berlipatnya keuntungan China di KA Cepat :D

89. Sekarang kita lihat hitung2an prospek bisnis KA Cepat ini. Skenarionya bisa mencapai 60rb penumpang/day. 

90. Angka 60rb perday entah bagaimana mendapatkannya, dgn penduduk Bandung yg hanya 2,6jt orang saat ini, 60rb/day itu banyak sekali.

91. Seperti contoh: untuk Bullet Train Guangzhou-Shenzen, kedua kota tsb penduduknya sangat besar. 9-10juta penduduk...

92. Belum lagi jumlah pendatatang, baik wisawatan, maupun pebisnis yg masuk dr Hongkong ke Luohu Shenzen, yg puluhan ribu/day.

93. Pendatang itu kebanyak akan meneruskan perjalan menuju kota2 Mainland, utamanya Guangzhou. Sebaliknya dr Guang juga besar, puluhan ribu.

94. ..puluhan ribu pendatang memasuki Guangzhou baik dari Beijing ataupun kota2 diprop Guangdong, setiap hari. Makanya KA yg layani...

95. Makanya KA yg layani rute Guangzhou-Shenzen selalu penuh tiap hari. Yg biasa masuk China lewat Hongkong pasti merasakan keramaian Louhu

96. Kereta di Louhu Shenzen yg layani penumpang menuju Guangzhou, adalah dr jenis kereta C (C train) yg kecepatan maks 200km/jam

97. Biasanya berjalan hanya antara 150-160km/jam. Menuju Guang atau sebaliknya +/- 1.5 jam. Nach karena tingginya jumlah penumpang

98. ..dan tingginya permintaan kereta cepat yg tdk terlayani oleh kereta C Train, maka China bangunlah kereta cepat dr jenis G Train...

99. .jenis G train inilah yg disebut Bullet Train, kereta dgn kecepatan 300-400km/jam. Hanya 30-45menit jarak Guang-Shenz dilibas.

100. Jadi sangat jelas, KA Cepat dibangun di China PUN,setelah kereta biasa (standar mereka ada beberapa jenis)sdh tdk mampu tangani jumlah..

101. ..sudah tdk mampu tangani jumlah penumpang yg besar dan adanya kebutuhan KA cepat untuk rute Guang-Shenzen..

102. Untuk rekan2 ketahui jadwal G train yg layani Guang-Shenz ada 73, demikian sebaliknya, total 146 PP. Dgn jumlah itu ada 64rb/day

103. Kira2 ada 64rb penumpang/day yg layani Guang-Shenzen, PP. Saat yg sama, masih jalan juga KA C train yg juga puluhan jadwal/day...

104. Belum lagi moda transportasi Bus. Juga masih layani penumpang tiap hari. Demikian besar, dan itu wajar, karena besarnya 2 kota tsb

105. Lha untuk JKT- BDG, dgn target 60rb penumpang/day, apa masuk akal? Apa juga akan buat 100 jadwal KA Cepat. Penumpang dr mana?

106. Saat ini saja KA parahyangan yg menggunakan 8 gerbong (anggaplah 10), masing2 gerbong 50orang, hanya angkut 500org sekali jalan.

107. Dengan jadwal yg hanya 8x sehari (anggaplah 10x) PP, berarti KA Parahyangan saat ini hanya layani 5.000 penumpang/day.

108. Itupun KA Parahyangan tidak setiap hari penuh, hanya 5.000 penumpang. Lha koq mau ngejar target 60rb penumpang/day ?

109. Jika PUN, KA Parahyangan akan "dimatikan" itupun hanya akan dapat limpahan penumpang ke KA Cepat 5.000 penunpanv perday..

110. Lantas dari mana sisa 55.000 penumpang lagi dicari? Berharap dari BUS? Cuma berapa? Berharap dari org2 yg bawa mobil pribadi?

111. Berharap dr orang yg bawa mobil pribadi selain juga tidak banyak, juga rasanya jk TOL sdh "sepi" orang akan kembali bawa mobil pribadj

112. Kenapa? Karena transportasi dalam kota nya kang @ridwankamil masih layak, belum lancar, belum ada MRT/LRT, jg kotanya @basuki_btp

113. Jadi dr mana munculnya skenario 60rb penumpang/day itu? Jika dikalikan 30hari ditarget 1,8jt orang Bandung/JKT berpindah. Masuk akal?

114. 1,8juta orang, anggaplah 1/4 nya orang Bandung, itu hampir 1/6 penduduk kota Bandung... hehehe

115. Entah kalau orang cimahi, Garut cikampek Atau Purwakarta sekalian, juga kalau mau ke Bandung atau JKT, muter2 naik KA Cepat juga... :)

116. Saya "curiga" jangan2 angka 60rb penumpang perday ini hanya dicomot dari jumlah penumpang G Train di Guang-Shenz. Kenapa comot dr sana?

116. Krena jarak JKT-BDG hampir sama dg Guang-Shenz 140km,jd biar cepat "proposal" nya,comot sj data yg ada, wong tanda-tangan sj tdk baca :)

117. Nach jk target jumlah penumpang tdk tercapai, bagaimana caranya PT.KCIC bisa mendapatkan uang untuk bayar HUTANG yg 60T tadi?

118. Darimana dpt uang u/ bayar HUTANG, yg nilainya 75% dr nilai Proyek tersebut? Ada yg katakan dari TOD, properti milik PT.KCIC

119. Konsep Transit Oriented Development (TOD) adalah memanfaatkan stasiun2 moda transportasi untuk pengembangan kawasan

120. Property/perumahan dikawasan memanfaatkan akses ke stasiun, kemudahan akses, dlm menjual property nya, menarik pembeli property

121. Targetnya nilai property naik. Lha kalau ini tentu tdk berdampak langsung bagi cash PT.KCIC, ini hanya nilai buku aset, bkn uang cash

122. Bukan uang cash yg diterima, yg bisa digubakan untuk bayar Hutang dan nutupi biaya operasional.

123. Jika yg dimaksud TOD adalah memanfaatan Property stasiun menjadi revenue income, maka ini erat kaitannya dgn jumlah penumpang

124. Siapa juga yg akan sewa property di stasiun tsb, biasanya untuk mall, toko, sejenis, jika penumpang yg ke stasium tsb rendah.

125. Dan biasanya konsep pemanfaatan stasiun sebagai pusat bisnis, adalah pd stasiun yg merupakan transit dr berbagai jenis moda transportasi

126. Dan TOD ini konsep yg dipakai dlm pengembangan MRT/LRT, di China pun kita bisa lihat misal di stasiun Guangzhou east, atau Guang Central

127. Jadi sampai disini, sangat diragukan KA Cepat ini bisa berhasil. Apalagi bisa untuk bayar Hutang, walau diberi waktu 40 th sekalipun

128. Jika pak @jokowi dan MenBUMN ngotot dan yakin Proyek KA Cepat ini bisa untung atau minimal bayar Hutang ke China, maka sy beri solusi

129. Eh, maaf bukan solusi, tapi sekedar saran. Jika pak @jokowi dan MenBUMN demikian yakin proyek ini menguntungkan, & bisa bayar Hutang...

130. .bisa bayar hutang dari pendapatan operasinya selama 40 tahun. Saran saya, BOT kan saja proyek tsb ke China

131. Saran saya pak @jokowi BOT kan saja proyek kereta cepat itu 100% ke China Railways. Persilahkan bangun KA Cepat tsb 100% modal mereka

132. BOT kan ke China Railways, tidak usah ikutkan BUMN kita. Serahkan 100% China bangun KA Cepat tsb. Setelah 40th milik kita

133. Dengan cara BOT pak @jokowi target dan kengototan bapak bahwa kita SANGAT URGENT sekali KA Cepat tsb bisa terpenuhi. Sisa lain resiko..

134. ..sisi lain resiko BUMN dan negara dalam proyek ini hilang.

135. dan negara kita pak @jokowi terhindar dr dikibuli China, sudah modali, kasih aset & kasih kerja mereka, ehh kita berhutang jg

136. Sy yakin pak @jokowi kalau bapak tawarkan BOT ke China Railways, sepertinya mereka akan mundur teratur, Mikir jg mereka 60rb penumpang

136. Selain mikir darimana mereka bisa dapat uang Rp80T untuk kerjakan proyek ini, apa ada yg percaya itu proyek bisa sukses. :)

137. Jika lah China Railways tetap nekat mau kerjakan proyek tsb pak @jokowi dgn sistem BOT, saya yakin nilai proyek tsb akan turun,..

138. Ya akan turun, mungkin hanya bersisa 60% nya atau maksimal 70% nya. Darimana angka tsb? Coba bapak tanya2 MenBUMN :)

139. Nach jika China Railways dan CDB berani garap KA Cepat tsb dgn system BOT, pak @jokowi ,maka bpk harus belajar ke pak Habibie

140. Belajar, bagaimana caranya agar Proyek KA Cepat tsb juga libatkan insinyur2 kita. Bagaimana caranya agar kita kuasai teknologinya

141. Tujuannya pak @jokowi suatu saat setelah BOT selesai kita bisa mengelola sendiri sekaligus membuat kereta cepat sndiri, u/ jalur lainnya

142. Dengan cara ini pak @jokowi itu artinya kita yang "ngakali" China, bukan kita diakali China lagi. Kalau itu bisa bpk lakukan, HEBAT

143. Jika konsep BOT ini mampu bapak dorong, gantian kita yg NDAK BONDO, China yg modali kita untuk dapat kereta cepat. :)

144. Kalau setelah 40 tahun ternyata proyek itu nanti Rugi, pak @jokowj yg sudah pensiun jadi Presiden tidak akan dimaki2 dan dicari..

145. Jika proyek itu nanti rugi, dgn system BOT, justru bapak akan dikenang 'Pinternya Presiden ke 7 kita, bisa ngakali China'

146. Jika proyek ini 40th kemudian untung, dg system BOT, China akan happy & kita lebih2 happy lagi. Dapat bisnis yg menguntungkan. Hebatkan?

147. Jika proyek ini untung, 40th kemudian, pak @jokowi akan dikenang sbg bapak KA Cepat Indonesia, yg berhasil wujudkan KA Cepat TANPA BONDO

148. Demikian hemat sy, pilihan bagi pak @jokowi hanya 2, untuk proyek yg jelas2 beresiko ini; BATALKAN atau tantang BOT sekalian.

149. Semoga pak @jokowi & MenBUMN yg sangat ngotot proyek ini berjalan, bisa jadikan berbagai masukan dr berbagai kalangan untuk pertimbangan

150. Mohon maaf jika ada salah tulis dan kata. Jika ada yg tdk sependapat silahkan dikritisi, saya tidak akan blok.

Wassalam

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?