GuidePedia

0

Jakarta Fashion & Food Festival tahun ini kembali menghadirkan ​beragam sajian menu khas Indonesia. Ada Kerak Telor, Nasi Leko, Es Durian​ hingga ​Pisang Kinca​. ​Salah satu yang wajib dicicip adalah nasi ungu dengan ​lauk ​sate lilit khas Bali dan disajikan dengan sambal honje yang pedas beraroma.

Dalam Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2015 ke-12 yang digelar di La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara ini ​disajikan ​banyak jenis makanan khas Indonesia yang enak. Berbeda dengan tahun sebelumnya 'Kampoeng Tempo Doeloe', JFFF kali ini menghadirkan suasana Pelabuhan Sunda Kelapa ​masa​ dulu.

KTD kali ini menghadirkan sekitar 200 ragam jenis hidangan dengan total 117 tenant makanan baik yang di booth maupun gerobak. Bagi Anda yang ingin berkunjung ke sini, Anda dapat mencicip Kerak Telor, Es Oyen, Ayam Bakar Ngebul, Sate Buntel khas Solo hingga Nasi Ungu Kedoya Nyonya Linda.

Salah satu yang wajib Anda cicip adalah nasi ungu dan sate lilit asal Bali. 

“Nasi ungu ini merupakan kreasi racikan sendiri, hanya saja dipadukan dengan sate lilit khas Bali,” tutur Linda, selaku penjual nasi ungu (30/05/2015).

Nasi ungu ini ​sehari-hari bisa dicicipi di​ rumah makan di daerah Kedoya, Jakarta Barat. 

“Tapi rumah makan kita di Kedoya sedang dalam tahap renovasi sehingga sekarang ini kami hanya menjual di bazar-bazar seperti di sini dan juga ​Sumarecon Serpong dan Bekasi,” tambah Linda

Seporsi paket nasi ungu (Rp 39.000) terdiri dari nasi ungu, 3 buah sate lilit ayam dan 2 buah sate bumbu ayam. Nasinya memiliki warna ungu yang tidak terlalu mencolok, hal ini dikarenakan nasi dimasak dengan tambahan ubi ungu yang lembut.

​Nasinya​ terasa pulen dengan sentuhan aroma pandan yang wangi. Menurut penjualnya, nasi ini dicampur dengan pasta ubi ungu untuk menghasilkan warna ungu yang alami dengan tekstur yang lebih pulen.

Sate lilit merupakan makanan khas Bali, ​jika umumnya sate llit ikan, maka yang satu ini sate lilit daging ayam. Sate lilit-nya dibuat dengan campuran ubi kuning dan daging ayam yang sudah dihaluskan. Kemudian dibakar dengan bumbu khas Bali. Ada rasa ketumbar dan bawang putih yang sedap. Warna satenya cokelat keemasan dan ada semburat aroma bakaran arang yang tercium ringan.

Selain sate lilit, ada juga sate ayam. Sate ini berbeda dengan sate lilit melainkan bentuknya mirip sate ayam. Potongan daging ayam diolesi dengan bumbu kecap yang gurih dan sedikit manis. Cocok juga dipadukan dengan seporsi nasi ungu.

​Pelengkap lainnya adalah​ sambal honje, sambal ini berwarna merah dengan ​wangi lemon dan serai yang berasal dari honje atau kecombrang. Sambalnya dicampur dengan cabai, bawang merah, bawang putih, tomat hingga irisan kecombrang yang wangi. ​Rasa pedas sedikit asam cocok dinikmati dengan ​ ​men​timun dan selada.

Jika Anda tertarik untuk mencoba, nasi ungu dan sate lilit ini masih ada hingga tanggal 7 Juni 2015 mendatang di KTD La Piazza Kelapa Gading. Buka dari ​Senin-Jum'at: 16.00-23.00 WIB, hari Sabtu, Minggu, libur nasional: 11.00 – 23.00 WIB

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?