GuidePedia

0

Seorang ayah biasanya mewariskan karakter tertentu kepada anak-anaknya. Kim Jong-il, penguasa Korea Utara pun mewariskan hal yang sama kepada anaknya, Kim Jong-un. Selain kedudukannya sebagai pemimpin, juga kebiasaan makan makanan enak.

Seorang personal sushi chef Kim Jong-un yang bernama Kenji Fujimoto (bukan nama sebenarnya) menyebutkan bahwa pemimpin Korea Utara ini punya makanan dan minuman kesukaan yang tak pernah ia tinggalkan. Chef yang telah bekerja selama 13 tahun dengan Kim Jong-un ini menyatakan Kim Jong-un sangat menyukai steak, sushi, dan Cristal champagne yang bisa ia habiskan hingga dua botol dalam sekali minum.

Soal kebiasaan minum Kim Jong-un memang sudah menjadi rahasia umum. Ia kabarnya telah menghabiskan uang bermiliar rupiah hanya untuk membeli minuman beralkohol. Tak hanya makanan yang banyak, ia juga memilih bahan makanannnya dari bahan dan daerah yang istimewa.

Hal ini karena ia warisi karakter sang ayah, Kim Jong-il. Kematian sang ayah yang tiba-tiba disebabkan tekanan darah tinggi dan diabetes. Ermanno Furlanis, pembuat pizza terkenal dari Italia menyebut Kim Jong-il sebagai seorang maniak makanan seperti pizza dan salami.

Kebiasaan makan enak Kim Jong-un diketahui banyak orang. Terbukti, berat badan sang pemimpin Korea Utara ini semakin bertambah. Fujimoto sendiri mengakui hal ini saat diwawancarai Adam Johnson, dari GQ Magazine. Ia mengaku dirinya sendirilah yang terbang ke seluruh dunia demi mendapatkan bahan-bahan berkualitas untuk masakan Kim Jong-un.

Fujimoto pergi ke beberapa tempat, seperti ke Iran untuk membeli kaviar terbaik, ke Tokyo untuk membeli ikan, dan ke Prancis untuk membeli cognac. Jika seorang Kim Jong-un menginginkan McDonald's, Fujimoto-lah yang pergi ke Beijing untuk membelikan banyak Big Mac untuknya.

Tak heran jika hasrat makannya begitu tinggi, ia juga tergila-gila akan daging Kobe, sirip hiu, dan berbagai macam minuman beralkohol. Pada saat ditemui di berbagai kesempatan kenegaraan, Kim Jong-un terlihat jauh lebih gemuk. Kebiasaannya ini belum lagi ditambah dengan kebiasaan merokoknya yang berat.

Karena kesukaannya ini, tak jarang berembus kabar, pria berumur 32 tahun ini telah keluar masuk rumah sakit karena berat badannya. Ia mengalami gangguan pada perut karena terlalu banyak makan. Juga gangguan pada kakinya karena susah menopang berat badannya. Apalagi, ia juga sempat dikabarkan susah berjalan karena perutnya yang terlalu besar akibat terlalu banyak makan keju Swiss.

Telah banyak pihak yang menyimpulkan situasi ini dengan absennya Kim Jong-un dalam memerintah negara. Ia pun sering dianggap pemerintah boneka dan jabatannya hanya sekadar status saja.

Orang Korea Utara sendiri punya semacam kepercayaan bahwa pemimpin mereka harus mengonsumsi banyak asupan bergizi. Mereka tidak ingin pemimpin mereka bertubuh kurus seperti tulang berbungkus kulit saja. Mereka menganggap pemimpin mereka harus bertubuh kuat dan besar karena tugasnya sebagai pemimpin negara.

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?

 
Top