GuidePedia

1


Pemandangan kota Wina, Austria.© Shutterstock

Firma konsultan kelas dunia, Mercer, baru-baru ini menerbitkan daftar kota terbaik di dunia atau Quality of Living Survey 2016 berdasarkan 39 faktor yang dikelompokkan dalam 10 kategori. 

Kategori dalam penilaian riset Mercer di antaranya meliputi stabilitas politik, penegakan hukum, angka kriminalitas, layanan perbankan, regulasi mata uang, dan kebebasan hak individu dan media. Faktor kesehatan juga diperhitungkan.

Selain itu, faktor pendidikan juga jadi ukuran Mercer dalam melakukan risetnya. Layanan publik, termasuk sarana transportasi dan rekreasi yang baik di kota ini jadi kategori yang juga dinilai.

Dalam daftar ini Jakarta hanya berada di peringkat ke-142. Ibukota negara kita bahkan kalah dari Singapura yang menduduki peringkat ke-26 dan Kuala lumpur (86). Singapura dinilai sebagai kota paling nyaman untuk kawasan Asia.

Sementara itu peringkat terendah adalah Damaskus (229) yang merupakan ibukota Suriah, serta Baghdad (230), ibukota Irak. Kedua kota ini memang tengah berkonflik sehingga kekerasan mewarnai kehidupan sehari-hari di sana.

Inilah 10 besar kota terbaik di dunia:
10. Sydney, Australia

Sydney terkenal karena perpaduan unik dari kehidupan kota dan kehidupan di luar rumah, budaya yang beragam dan komunitas yang ramah. Sydney adalah kota yang menyenangkan dan penuh inspirasi untuk tinggal dan belajar.

Pelabuhan yang indah, pantai-pantai yang terawat dan iklim yang bersahabat memungkinkan penghuninya untuk menikmati gaya hidup yang aktif di luar rumah.

Sementara itu acara sosial dan budaya yang dinamis, dengan museum, teater, galeri, dan ratusan restoran, bar dan kafe akan memberikan kesempatan untuk bertemu orang-orang, tidak peduli apa kepentingan Anda.

9. Kopenhagen, Denmark

Denmark juga mencatatkan sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan tertinggi ketiga di dunia. Sementara itu suasana lingkungan di Kopenhagen sangat ramah dan juga nyaman. Warga bisa bersepeda dengan nyaman tanpa ada gangguan dari kendaraan bermotor.

Selain itu, masyarakat di kota ini juga memanfaatkan sampah sebagai kebutuhan energi. Maka, tak heran jika kota ini memiliki lingkungan yang segar, bersih, dan sehat. 

8. Jenewa, Swiss

Jenewa sangat menjunjung tinggi kebebasan individual, sikap kesetaraan dan egalitarianisme sangat dijunjung tinggi, bahkan kepala dewan kota pun juga ikut naik transportasi umum untuk pulang ke rumahnya dari kantor, tidak ada pengawalan ketat dan kemewahan yang diberikan kepada pejabat negara.

Di sepanjang sudut kota di Jenewa dipenuhi dengan taman-taman kota yang indah, air yang bersih, alam yang rindang, mereka sangat menjaga kelestarian lingkungan, menjaga habitat satwa dan fauna serta benda tak bergerak lainnya. Tidak boleh menembak/menangkap hewan dan menebang pohon sembarangan. Suasana alami sangat terasa di Jenewa dengan perpaduan iklim yang sering berubah.

7. Frankfrut, Jerman

Frankfurt merupakan salah satu pusat transportasi terbesar di dunia dan menawarkan jaringan transportasi yang sangat modern. Sebagian besar pengunjung datang ke kota melalui bandara internasionalnya (Bandara Frankfurt) atau stasiun kereta utama (Hauptbahnhof Frankfurt).

6. Dusseldorf, Jerman

Kota di Jerman yang banyak terpengaruh budaya Jepang ini, dinilai sebagai salah satu yang terbaik, karena terjaminnya suplai konsumsi warga, ketersediaan pemukiman dan jauh dari gangguan bencana, faktor-faktor yang ikut dinilai oleh Mercer.

5. Vancouver, Kanada

Kota ini merupakan metropolitan terbesar di Kanada bagian barat dan ketiga terbesar di Kanada. Tak hanya menjadi salah satu dari 10 kota berkualitas hidup paling baik, kota ini juga terkenal di dunia akan keindahannya. Bukan hanya karena dikelilingi pantai dan pegunungan, namun juga karena budayanya.

4. Munich, Jerman

Terkenal karena birnya, Munich, atau Munchen dalam bahasa Jerman, adalah kota terbesar dan ibukota Bavaria, dan merupakan kota terbesar ketiga di Jerman dengan populasi sekitar 1,4 juta.

Kota ini terletak 50 km di utara Pegunungan Alpen dan di sepanjang Sungai Isar, yang membentang melalui tengah-tengah kota. Munich kaya dalam sejarah tetapi juga tumbuh subur ekonominya dan mampu menarik penggemar bir di seluruh dunia.

3. Auckland, New Zealand

Auckland merupakan suatu kota yang modern dan semarak yang dikenal dengan iklimnya yang sedang, pemandangan yang menakjubkan dan masyarakatnya yang sangat ramah. Pantai-pantai yang indah cocok sebagai tempat berenang dan berlayar. Kedua aktivitas itu merupakan kegiatan senggang yang populer bagi warga Auckland.

Dibandingkan dengan kota-kota utama lainnya, Auckland memiliki kepadatan penduduk yang relatif rendah, sehingga membuat kota ini lebih bersih dan lebih sedikit tingkat polusinya. Di seantero kota terdapat banyak taman yang menawan.

Beberapa dari taman ini memiliki pemandangan yang sangat menarik dengan latar belakang kota. Terdapat kafe-kafe dan restoran-restoran yang hebat, teater, galeri dan museum yang bagus-bagus serta banyaknya tempat-tempat perbelanjaan.

2. Zurich, Swiss

Kota Zurich yang berada di tepi danau Zurich ini termasuk kota dengan kualitas hidup terbaik di dunia. Tak heran, Zurich adalah salah satu kota dengan biaya hidup termahal di dunia. Dibandingkan dengan Berlin, Paris, Hamburg, Amsterdam dan Bruessel. Kota terbesar di Swiss berpenduduk sekitar 365 ribu jiwa ini tak terlalu besar, namun dia memiliki keunikan ala Mediterania.

1. Wina, Austria

Seperti dilansir Antaranews, sekitar 1,7 juta warga Wina memperoleh manfaat dari tradisi kafe dan museum, teater dan opera di kota itu. Sewa dan biaya transportasi umum di kota yang arsitekturnya diwarnai oleh masa lalunya sebagai pusat kerajaan Habsburg itu terhitung murah bila dibandingkan dengan ibukota barat lainnya.


Post a Comment Blogger

Beli yuk ?