GuidePedia

0


Ular kobra, monyet, hingga panda diolah jadi ramuan obat tradisional di China. Burung hantu hidup turut diolah bersama wine untuk sembuhkan sakit kepala dan nyeri sendi.

Shanghaiist (08/01) melaporkan jagat maya China dihebohkan dengan unggahan foto minuman kesehatan burung hantu di Weibo. Dalam foto terlihat burung hantu utuh direndam bersama cairan bening yang diketahui ternyata wine.

Minuman "owl wine" ini menuai lebih dari 6000 komentar dan dibagikan ratusan kali dalam waktu 4 jam saja. Mayoritas komentar yang muncul bernada negatif.


Untuk mengonfirmasi kebenaran foto tersebut, Sina selaku jurnalis di Sichuan menyambangi pembuat owl wine bernama Li. Dari cerita Li diketahui ramuan dalam gelas bening berukuran 5 kg tersebut dapat menyembuhkan sakit kepala dan nyeri sendi.

Li menjelaskan burung hantu direndam dalam keadaan hidup selama 10 tahun. Hal ini agar alkohol menyerap sebanyak mungkin ke dalamnya.

"Semua burung hantu direndam dalam keadaan hidup. Mereka direndam bersama alkohol yang ditambahkan terus menerus. Dengan cara ini khasiat obat akan lebih baik," ujar Li.

Li menjelaskan racikan ini hanya diminum airnya saja. "Jangan memakan burung hantunya karena berisiko bagi kesehatan."


Pengobatan tradisional China ini minim bukti ilmiah, namun tetap dicari beberapa orang. Mereka mempercayai takhayul dan konsep energi vital yang didapat dari mengorbankan hewan langka dan terancam punah seperti burung hantu.

Padahal di China terdapat peraturan perlindungan hewan. Salah satunya tertulis bahwa siapapun yang berburu, membunuh, membeli, makan, atau menjual hewan langka dan terancam punah akan dipenjara hingga 10 tahun untuk kasus serius. 

Burung hantu sendiri masuk dalam kategori Kelas II sebagai hewan yang dilindungi. Ini berarti praktek penjualan owl wine termasuk melawan peraturan.


Post a Comment Blogger

Beli yuk ?