GuidePedia

0


(Hendra Wijaya/Facebook)

Jakarta - Begitu banyak hal yang bisa memotivasi seseorang untuk traveling. Salah satunya karena olahraga. Pria yang satu ini bisa keliling dunia karena berlari.

Namanya Hendra Wijaya (49), seorang pelari yang bisa dibilang traveler juga. Karena dirinya telah keliling dunia untuk memenuhi rasa penasaran terhadap kemampuannya berlari.

"Kalau sudah lari, rasanya ingin selalu lebih. Termasuk lebih jauh dan mendatangi tempat-tempat yang belum pernah saya datangi," tutur pria kelahiran Lampung kepada Aing beberapa waktu yang lalu.

Berawal dari kecelakaan yang didapatnya tahun 2008 silam. Sebagai penikmat olahraga sepeda dan basket, mengalami patah tulang di kedua lengan seakan akhir dari segalanya baginya. Namun dengan kecelakaan ini, akhirnya ia memulai kegiatan berlarinya.


Bukan lari marathon saja yang dilakukan, tapi juga lari ultra, sampai triathlon. Di mana ajang lari ini memiliki panjang rute minimal 100 km. Luar biasa!

Beberapa negara yang didatanginya antara lain Singapura, Hong Kong, Australia, Filipina, Oman dan Prancis. Bahkan lebih gila, ia merupakan orang Indonesia pertama yang berhasil lari di Artik, Kutub Utara.

"Selain menguji ketahanan fisik, saya berlari juga karena penasaran dengan daerah tersebut. Seperti Kutub Utara yang super dingin, atau Oman yang panas sekali," lanjutnya.

Selain ke luar negeri, tentu ia juga menjelajah Tanah Air yang indah ini. Bahkan, pria ini merupakan pemrakarsa beberapa event lari ultra di Indonesia. Jika pernah mendengar The Mount Rinjani Ultra atau Gede Pangrango Ultra, Hendra lah yang membuatnya.


"Bayangkan, Indonesia punya alam yang begitu indah. Berlari di sana menjadi salah satu cara menikmati pemandangan di Bumi Pertiwi ini," lanjutnya.

Dengan membuat acara lari seperti ini, tidak hanya pelari dan traveler dalam negeri yang bisa menikmati alam Indonesia, tapi juga peserta asing. Banyak peserta asing yang turut serta karena penasaran dengan indahnya pemandangan dan tantangan di rute yang tergolong tidak biasa ini.

"Mendaki gunung sambil berlari. Menikmati indahnya alam sambil berolahraga," ujarnya.


Hendra juga pernah lari sampai puncak tertinggi di Indonesia yaitu Puncak Carstensz di Papua. Mengecap salju di Indonesia dengan cara berlari ultra ke puncak gunung bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan setiap orang. Namun bukan berarti tidak mungkin dilakukan ya!

"Intinya jangan pernah kecil hati untuk memulai sesuatu," tuturnya.

Saat ini Hendra Wijaya tengah mengikuti Deca Ironman di Meksiko. Di mana event triathlon ini berlangsung selama 10 hari dengan total trek 38 km berenang, 1.800 km bersepeda dan 420 km berlari. Bukan main!


Post a Comment Blogger

Beli yuk ?