GuidePedia

0

Tampaknya daya tahan Indonesia menghadapi gejolak eksternal kian terkikis. Majalah terkemuka di dunia, The Economist, menghitung derajat kerentanan dengan menggunakan tiga indikator: kondisi akun semasa (current account), rata-rata pertumbuhan kredit selama tiga tahun terakhir, dan nisbah utang luar negeri (utang kotor jangka pendek plus pembayaran cicilan utang luar negeri) terhadap cadangan devisa.

Pada tahun 20014 posisi Indonesia hanya lebih baik dari Venezuela, Turki, dan Ukraina. Indek total Indonesia sebesar 160, yang berarti lebih separuh dari tingkat tertinggi sebesar 300.


Namun, jika dimutakhirkan sampai semester I 2015 (Indonesia-2015), indeks Indonesia turun cukup tajam menjadi 115, sehingga tidak sampai separuh dari indeks tertinggi. Posisi Indonesia menjadi lebih baik dari negara-negara Amerika Latin (Meksiko, Brazil, dan Argentina) serta Rusia.

Negara-negara ASEAN, China, dan India lebih baik dari Indonesia.

Semoga saja tingkat kerentanan Indonesia tidak merosot. Cukup banyak faktor yang menunjang Indonesia untuk menghadapi gejolak eksternal. Modalnya para petinggi kompak, tidak cakar-cakaran.

Sumberlanjutin di sini !

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?