GuidePedia

1


Wisbenbae.blogspot.com - Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akrab disapa Ahok hanya tinggal hitungan bulan. Berbagai upaya untuk membereskan ibu kota ini sudah diupayakan Ahok sejak mendamping Joko Widodo sebagai Gubernur. Banjir, kemacetan, transportasi umum, termasuk beberapa program lain telah di upayakan Ahok untuk dibenahi. 

Namun bagi Abraham Lunggana, masih banyak yang belum diselesaikan oleh Ahok. Termasuk soal penyerapan anggaran. Ahok dianggap belum memiliki prestasi. "Ya saya masih melihat kalau anggaran belanja tadi yang tidak signifikan penyerapannya, ya saya bilang tidak ada prestasi," ujar Lulung saat berbincang denganmerdeka.com di Posko Lulung, Jalan Fachrudin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu kemarin.

Meski demikian Lulung masih menilai Ahok sebagai orang yang konsisten. Dia pun memberikan pandangannya soal rencana Ahok maju lewat jalur independen dalam Pemilihan Gubernur DKI 2017 nanti. Menurut dia, Ahok tidak akan memenangkan pertarungan. Sebab kata Lulung, Ahok tidak di cintai dan mencintai rakyat. 

"Seperti saya bilang tadi, kurang dicintai rakyat. Karena dia tidak mencintai rakyat," katanya.

Berikut petikan lengkap wawancara Achmad Fikri Faqih dengan Abraham Lunggana alias Haji Lulung. 

Bagaimana pandangan Anda soal langkah politik Ahok maju melalui jalur independen?

Kalau saya sih, selama ini-kan Pak Ahok dikenal figur yang sangat konsisten. Dari awal sudah mengumpulkan KTP. Dari awal ya. Bagaimana sekarang masyarakat tidak mengasumsikan Pak Ahok itu mau melakukan Deparpolisasi. Yang kemudian satu tahun lebih ini dia melakukan ancang-ancang mengumpulkan KTP. ini sangat naif. Benar-benar jadi, sudah dipastikan Ahok punya skenario mendeparpolisasikan partai politik dengan apa? dengan mengumpulkan KTP.

Nah sebagai orang yang selama ini menilai dan masyarakat juga menilai Ahok sebagai tokoh yang konsisten, saya pikir Ahok ya sudahlah jangan mau lah kalau didukung partai politik. Apalagi dia katakan, cost partai politik itukan 100 miliar lebih. Kendati pun itu ya, saya apresiasi dia sangat hebat dia maju secara independen.

Bagaimana Anda menilai kepemimpinan Ahok selama menjabat?

Seperti saya bilang tadi, kurang dicintai rakyat. Karena dia tidak mencintai rakyat.

Banyak yang menilai Ahok bakal menang dalam Pilkada 2017, Anda yakin dia menang lawan seorang Lulung?

Tidak yakin.

Banyak yang mengatakan Ahok memiliki peluang paling besar untuk menang?

Makanya saya bilang, Ahok inikan berbasis pada media. Sedangkan, Partai Politik itu berbasis kepada akar rumput.

Kalau Anda menilai, bagaimana hasil kerja Ahok selama ini?

Ya saya masih melihat kalau anggaran belanja tadi yang tidak signifikan penyerapannya, ya saya bilang tidak ada prestasi. Semua dijalankan. Tidak banjir, ya gak disorot banjirnya. Bagaimana ada banjir? Yang ada banjir enggak disorotkan, enggak diberitakan. Kemudian, dari 19 kali itu infrastrukturnya memang sudah dibangunkan.

Banyak yang menilai Ahok tegas, berani, bagaimana menurut Anda?

Kalau saya, Ahok belum terlihat secara tegas. Tidak. Kalau saya tidak mau bicara lagi Ahok. Kalau teman-teman menilai, dan fakta yang saya temukan Ahok tidak tegas, ahok selalu melakukan kontroversi yang tidak substansi. Dia kan sering mencaci maki karyawannya, sering mencaci maki masyarakatnya, ada seorang ibu dikatain ibu maling. Ada presenter Kompas di depan Kompas dia memaki-maki siapa? Dia maki itu dan ini sebenarnya tidak boleh dilakukan. 

Kalau Ahok maju independen, apakah bisa menang?

Saya menang pasti. Partai politik saja menang.

Ada kemungkinan Partai Politik melakukan koalisi bersama?

Pasti konsolidasi. Kan saya kursinya kurang

Apa yang kurang dari kepemimpinan Ahok?

Kurang komunikasi secara baik, sehingga dia tidak dicintai rakyat. Itu saja. Kalaupun sekarang dia membuat komunikasi yang baik sudah basi. Yang paling penting mau dikritik. Itu paling penting.

Saran Anda untuk Ahok apa?

Saran saya konsisten lah untuk menempuh jalur independen, jangan dari partai. Itu saja.


Post a Comment Blogger

Beli yuk ?