GuidePedia

0

Kudus - Menjelang Idul Fitri, permintaan emas Antam meningkat signifikan. Sejak awal Juni 2015, Pegadaian Galeri 24, Kudus, Jawa Tengah, mencatat kenaikan hingga 70 persen untuk penjualan emas Antam. “Dibanding bulan lalu, permintaan emas murni mengalami kenaikan cukup tinggi,” ujar pengelola Pegadaian Galeri 24, Kudus, Paramita Wahyu, Jumat, 26 Juni 2015.

Menurut dia, dalam tiga tahun terakhir, terjadi perubahan tren masyarakat yang membeli emas menjelang Lebaran. Mereka adalah kelompok masyarakat yang memiliki dana lebih dan memulai investasi. “Masyarakat sadar menginvestasikan uangnya,” kata Mita.

Apalagi, ucap Mita, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini sedang tidak stabil. Sejumlah harga kebutuhan pokok merangkak naik sehingga menyebabkan daya beli masyarakat menurun. Hal ini telah diantisipasi masyarakat dengan cara mulai berinvestasi.

Ditambah lagi, selama Juni 2015, harga jual emas Antam mengalami fluktuatif. Mita menyarankan masyarakat yang ingin berinvestasi emas bisa memulai saat ini juga. Sebab, harga emas masih berada di harga terendah. 

Pada Juni ini, terkoreksi harga tertinggi emas murni Antam tanggal 22 Juni berada pada Rp 559 ribu per gram. Sedangkan harga terendah Rp 549 per gram tanggal 8 Juni lalu. Rata-rata masyarakat membeli emas batangan dari ukuran 1 hingga 5 gram.

Menurut seorang pembeli emas Antam di Pegadaian, Septiana, 35 tahun, berinvestasi emas menjadi pilihannya saat ini. Sebagai seorang pegawai kantoran, gaji yang diterima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Harga jual emas juga sering lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan. Risikonya pun jauh lebih kecil. “Yang penting, emas lebih mudah dan cepat dijual daripada properti,” kata Septi.


Post a Comment Blogger

Beli yuk ?