
Meskipun Pematang Siantar menjadi kota terbesar kedua di Sumatera Utara, Anda jangan mengira kota ini cukup besar. Bahkan kota ini menurut saya lebih kecil dari kota-kota kecil yang ada di Jawa. Sebagai pusat kota, hanya ada dua ruas jalan yaitu Jalan Dr. Sutomo dan Jalan Merdeka. Kedua ruas jalan tersebut bahkan bersebelahan. Disanalah pusat keramaian di Pematang Siantar. Walaupun kecil tapi Pematang Siantar cukup bersih dan rapi loh. Bangunan-bangunan tinggipun masih bisa dihitung dengan jari. Trotoar untuk pejalan kaki juga lumayan berfungsi, nggak terlalu penuh dengan pedagang kaki lima.

Saat berkeliling kota saya hanya berjalan kaki saja. Mulai dari Patung Dewi Kwan Im berjalan ke arah pusat kota yang akhirnya ketemu Museum Simalungun kemudian jalan-jalan di dua ruas jalan, Jalan Dr. Sutomo dan Jalan Merdeka. Lumayan bisa berhemat beberapa ribu rupiah. Kalau Anda nggak mau capek-capek jalan kaki, Anda bisa memanfaatkan becak motor yang sudah tersohor itu atau angkot. Ya angkot cukup banyak di Pematang Siantar, nggak kalah deh sama Medan.

Kalau Anda tipe orang yang suka berbelanja di mall, Pematang Siantar rasanya bukanlah tempat yang tepat. Di kota ini hanya ada dua department store yaitu Ramayana di Jalan Sutomo dan Siantar Plaza di Jalan Merdeka. Selebihnya hanya berupa toko-toko saja yang berderet sepanjang jalan. Di pusat kota ini saya hanya pergi ke salah satu ATM untuk mengambil uang. Maklum persediaan uang cash sudah semakin menipis karena cuma bawa beberapa ratus ribu sejak dari Surabaya beberapa hari yang lalu. Setelah mengambil uang dan berkeliling di pusat kota, hari sudah semakin sore. Nggak mau ambil pusing, saya bersiap mencari makanan untuk berbuka puasa sore itu. Hmm.. Enaknya berbuka pakai apa ya? :D
Lihat yg lebih 'menarik' di sini !
Post a Comment Blogger Facebook
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.