GuidePedia

0
Wisma Sriwijaya-Bali

Setelah 5 bulan yang lalu, saya kembali menginjakkan kaki di Pulau Dewata. Turun dari pesawat lalu keluar dari terminal kedatangan, saya makan dulu di salah satu restoran cepat saji K*C yang ada dekat pintu kedatangan domestik. Sambil makan coba kolang-kaling Om Edy, salah satu member Indoflyer dedengkot dari Denpasar. Ternyata saya disuruh menunggu di tempat saya makan karena Om Edy yang akan menjemput saya sekalian menjemput Mas Awal dari Jakarta. Harusnya Mas Awal yang sampai terlebih dahulu, tapi karena pesawatnya delay jadi malah saya yang harus nunggu. Sambil menunggu Mas Awal, saya ngobrol-ngobrol dengan Om Edy dan kami ternyata harus menunggu selama kurang lebih 2 jam sampai akhirnya Mas Awal tiba di Ngurah Rai.

Setelah bertemu dengan Mas Awal, kami langsung meluncur ke penginapan yang sudah dipersiapkan oleh Indoflyer. Nama penginapannya adalah Wisma Sriwijaya. Penginapan ini terletak di Jalan Bhinneka Jati Jaya yang terletak tidak jauh dari bandara (dari Jl Raya Tuban masuk 300 meter tepat di depan Indosat). Saya dan Mas Awal adalah peserta AGM yang datang lebih awal. Peserta-peserta lainnya kebanyakan datang keesokan harinya sehingga hanya kami berdua yang menginap di Wisma Sriwijaya pada malam itu.

Wisma Sriwijaya-Bali

Wisma Sriwijaya sebelumnya adalah perumahan PT PUSRI, namun saat ini sudah dijadikan sebuah penginapan yang cukup nyaman meskipun sederhana. Wisma ini kalau nggak salah cuma mempunyai 6 kamar. Masing-masing kamar memiliki dua tempat tidur, pendingin udara (AC), televisi, dan kamar mandi dalam yang sudah tersedia air hangat untuk showernya.

Pada pagi hari, tamu akan diberikan sarapan berupa roti bakar serta minuman berupa teh atau kopi. Bahkan untuk minuman para tamu diberikan free flow alias bebas meminta minuman (teh/kopi) kapanpun selama 24 jam. Tarif untuk menginap di Wisma Sriwijaya ini tergolong murah dengan berbagai fasilitas yang ada, hanya 250.000. Cukup murah kan?

Lokasi Wisma Sriwijaya juga cukup strategis, hanya masuk ke gang beberapa ratus meter dari Jalan Raya Tuban. Dari airport sangat dekat, untuk ke Kuta area juga tidak terlalu jauh. Kalau mau makan tinggal jalan kaki, di sepanjang Jalan Raya Tuban banyak sekali rumah makan yang tersedia. Saat malam banyak juga lesehan yang buka. Mau beli oleh-oleh? Tinggal ke Krisna atau Joger yang letaknya juga tidak jauh. Yang paling penting di daerah ini sangat tenang, tidak seperti di Kuta area yang berisik penuh hingar bingar dan dentuman musik saat malam hari. Menurut saya dengan harga yang relatif murah, Wisma Sriwijaya cocok untuk menginap keluarga saat berlibur di Bali dengan budget yang terbatas. :D

Wisma Sriwijaya-Bali
Kirim info Penginapan murah yg lebih menarik di sini !

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?