GuidePedia

Naskah literatur tertua yang menceritakan ihwal kendaraan terbang berbaling-baling.

101malam

Kisah-kisah dari Jazirah Arab ini cukup akrab di telinga orang Indonesia. Ada cerita tentang Aladdin dan jin dari lampu ajaib, Ali Baba dan gua harta karun milik 40 pencuri, serta petualangan pelaut Sinbad.

Alkisah, dongeng-dongeng tersebut diceritakan oleh Scheherazade kepada Sultan Shahryar agar suaminya itu tak membunuhnya. Patah hati karena ketidaksetiaan istrinya, Sultan menikah setiap malam, dan begitu fajar menyingsing, ia mengeksekusi pengantinnya.

Terkesima mendengar kisah Scheherazade, setiap hari Sultan batal membunuhnya. Kumpulan dongeng tersebut kini dikenal dengan Hikayat 1.001 Malam.

Seperti Sultan, Claudia Ott juga terpesona oleh kisah-kisah dalam kumpulan dongeng tersebut. Karena itu, matanya berbinar saat melihat manuskrip tua dengan judul bertinta merah: Kumpulan Kisah 1.001 Malam.

Manuskrip itu menjadi salah satu artefak dalam pameran Harta Kartu Museum Aga Khan: Mahakarya Seni Islam di Berlin. Total ada 39 halaman, yang semuanya terpelihara dengan baik, kecuali lembar terakhir.

claudia ott

Ott, yang pakar bahasa dan kebudayaan non-Eropa di Universitas Erlangen-Nuremberg, Jerman, menyebut buku itu adik Hikayat 1.001 Malam. Isinya ada 17 cerita. “Ada kisah tentang kuda terbang dan berbagai hal ajaib lainnya,” ujarnya.

Ketika menerjemahkan cerita-cerita itu ke bahasa Jerman, Ott terkejut. Ditulis berabad-abad sebelum Leonardo da Vinci menggambar pesawat terbang pertama, buku tersebut sudah menulis soal kendaraan yang terbang memakai baling-baling.

Manuskrip itu, kata Ott, juga memuat penggambaran tentang sensor gerak pertama dalam sejarah literatur. “Temuan ini benar-benar memperkaya dunia literatur,” ujarnya.

Ott mengatakan manuskrip tersebut bukanlah ringkasan Hikayat 1.001 Malam. Hanya ada dua cerita yang sama dengan yang ada di Hikayat 1.001 Malam.

Kisah 1.001 Malam itu diduga ditulis pada masa kekhalifahan Umayyah di Andalusia, yang sekarang termasuk wilayah Spanyol. Di dalamnya ada banyak kisah mengenai pedagang dari kekhalifahan Umayyah.

Meski berbahasa Arab, ceritanya lebih banyak berlatar India. Menurut Ott, India dipilih penulis dongeng karena merupakan tempat yang paling misterius dan eksotis sebagai ujung paling timur kekhalifahan Islam pada masa itu.

Beli yuk ?

 
Top