GuidePedia

Sebuah tangis keharuan datang dari berbagai orang di penjuru dunia untuk Roona Begum, seorang balita mungil asal India yang diharapkan dapat memberi senyuman indah di keluarga. Tapi sayang, karena mengidap Hydrocephalus, Roona tak bisa memberikan senyum keceriaan.




Lahir pada 18 bulan lalu, kepala Roona terus membengkak akibat cairan di otaknya. Sang ayah, Abdul Rahman sudah berusaha sekuat tenaga untuk mengobati si anak, tapi sayang, gajinya yang kurang dari £ 2 per hari sebagai buruh pabrik batu bata membuatnya tak berharap banyak. Setidaknya itulah yang diwartakan The Sun.






Kondisi ini membuat Rahman harus milih 2 pilihan, yakni Roona mengalami cacat seumur hidup, atau harus mati agar tidak hidup tersiksa. Tapi keluarga Rahman terus semangat, ia yakin bahwa akan ada jalan lain.

Kini doanya pun diijabah, pihak rumah sakit menawarkan bantuan gratis untuk pengobatan balita yang berasal dari Agartala, sebelah timur laut India. Kepala Roona pun rencananya akan bedah untuk proses pengambilan cairan.














Bahkan tak hanya pihak rumah sakit, setelah mengetahui apa yang terjadi, banyak orang di seluruh penjuru dunia yang ikut menyumbang. Bahkan tak hanya untuk Roona, melainkan untuk semua balita di penjuru dunia yang mengidap Hydrocephalus. Jika kamu ingin terlibat, kamu juga bisa dengan mengunjungi website ini. Ya, mereka juga ingin hidup normal.


 Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Beli yuk ?

 
Top