GuidePedia

0
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNc8WwTsyRiWhHi3M69gns3QHs1gU4KfP7-u94B_AMddGeoKee-m1r7_Yce3KKeuYOs1f_EE0TuPcr05sbnMWAbyjtJgGCeLTGaLhyCyLowO4QHGSYRZCu3kpO2gY54W8zZlZ5Xw/s1600/Foto-Foto+Jadul+Orang+Jepang+130+Tahun+Lalu+1.jpeg
Kusakabe Kimbei (日下部 金兵衛)(1841 – 1934) adalah seorang fotografer Jepang. Dia biasanya dipanggil dengan nama depannya, Kimbei, karena para pelanggannya, yang kebanyakan adalah orang asing yang tidak bisa berbicara bahasa Jepang, merasa lebih mudah menyebutkan Kimbei daripada nama keluarganya, Kusakabe.

Kusakabe Kimbei sempat bekerja pada Felice Beato dan Baron Raimund von Stillfried sebagai pewarna foto dan asistennya sebelum akhirnya Kimbei membuka workshop-nya sendiri di Yokohama pada tahun 1881 di Benten-dori, dan sejak 1889 ia beroperasi di Honmachi. Dia juga sempat membuka sebuah cabang usaha di Ginza, Tokyo. (sumber: wikipedia)


Salam

Membersihkan Beras:


Sumber Air Panas di Atami:


Aktor:


Ritual Shinto:


Tempat Eksekusi (Warning : Disturbing Picture gan !!) :

keterangan eksekusi:

buset dahh .. ternyata mereka mengeksekusi warganya juga ..
kirain sadisnya cuman sama negara jajahan .
mana masih anak-anak lagi ..
kejam euy

Jepang saat itu belum menjajah negara manapun gan, masih cupu..

Itu foto bukan anak-anak, tapi pemuda usia 25 tahun, yang dihukum mati karena merampok sampai membunuh anak laki-laki majikannya.. Jepang kan orangnya cebol-cebol gan, apalagi yang kurang gizi

Eksekusinya lumayan sadis gan.. Pertama, sang terpidana mati akan diarak dulu keliling kota. Kemudian baru deh dibikinin salib seperti gambar tsb dan diikat, bukan dipaku.. Setelah itu ditusuk-ditusuk pakai tombak dari berbagai sisi, sebelum akhirnya ditusuk penghabisan di leher..

Setelah itu mayatnya dipajang seperti itu aja selama 3 hari

Menari:


Kuli yang merokok:


Musisi wanita:

Geisha Bermain Shamisen:


Memancing Ikan:


Gerobak Angkut:

Cewek-cewek menggenggam tali.:


Pesta Tarian:


Para Cewek Memamerkan Gaya Punggungnya:

Menggilas Gandum:

Para samurai dalam baju pelindungnya:


Tukang Pos:

 Membajak Sawah:


Membuat Lampion:


Sekelompok anak-anak:

Menata Rambut:


Taman Bunga Iris di Horikiri, Tokyo:

Jinrikisha (Tukang Becak Tarik):


Memainkan Koto dan Shamisen:


Sayur-mayur:


Tempat istirahat pinggir jalan:


Menyiapkan Nasi:


Busana musim salju:


Pesta minum teh:


Para Wanita sedang mandi (udah aing sensor boi:D )

Para wanita sedang minum teh:


Menulis surat:
 
 

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?

 
Top