GuidePedia

0
 http://jaler.sekar.m.blog.ugm.ac.id/files/2014/03/Prabowo-Ganteng.jpg
Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan, sebagai mantan prajurit, dirinya telah melaksanakan tugas dengan baik untuk mencegah berkembangnya kelompok radikal, yang berusaha mengganggu kedaulatan negara dan mengancam Hak Asasi Manusia (HAM).

http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/photonews/2013/10/24/267826/640x320/kiprah-prabowo-subianto-dari-masa-ke-masa-001-nfi.jpg
Jakarta, Aktual.co — Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan, sebagai mantan prajurit, dirinya telah melaksanakan tugas dengan baik untuk mencegah berkembangnya kelompok radikal, yang berusaha mengganggu kedaulatan negara dan mengancam Hak Asasi Manusia (HAM).

"Saya sekian tahun membela kedaulatan dan hak-hak asasi manusia, mencegah kelompok radikal yang menggunakan kekerasan dan mengancam keselamatan orang-orang tidak bersalah," katanya pada debat capres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Balai Sarbini Jakarta, Senin malam (9/6).

Prabowo mengungkapkan hal tersebut untuk menjawab pertanyaan pasangan calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla terkait penegakkan HAM dan diskriminasi diantara warga negara.

Ia menjelaskan, sebagai pembela negara dan Tanah Air, telah melaksanakan tugas sesuai dengan yang diperintahkan oleh atasan, dan tidak ada penyesalan dalam memerangi kelompok yang mengancam keselamatan warga negara.

"Kewajiban seorang pembela Tanah Air adalah melindungi segenap tumpah darah, dan manakala melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, yang menilai adalah atasan," kata Prabowo.

Prabowo pun menegaskan bahwa dirinya bersih dan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh perbuatan serta tindakannya di masa lalu, termasuk apabila terjadi pelanggaran atas tugas yang pernah diberikan oleh atasannya.

"Saya bertanggung jawab dan hati nurani saya bersih, karena saya pembela HAM paling keras di negeri ini," katanya.

Pemilu Presiden dan Wapres pada 9 Juli 2014 diikuti oleh dua pasangan capres dan cawapres, yakni Prabowo Subianto dengan Hatta Rajasa dan Joko Widodo dengan M Jusuf Kalla. 

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?