GuidePedia

0
Candi Gedong Songo
Setelah Anda puas beristirahat di pemandian air panas yang terletak antara Candi III dan Candi IV sebaiknya segera melanjutkan perjalanan. Candi IV sudah tidak jauh lagi dari pemandian air panas tersebut. Anda hanya perlu berjalan sedikit naik ke atas bukit untuk mencapainya. Walaupun jalannya hanya berupa jalan setapak yang kadang-kadang sangat curam, tapi masih ada juga sepeda motor yang masuk ke areal ini. Bukan sepeda motor pengunjung umum sih, tapi sepeda motor milik penduduk setempat maupun pekerja-pekerja yang sedang membawa material pasir untuk pembangunan jalan. Saya cuma bisa tertegun saat motor-motor butut yang sudah dimodifikasi ini dengan gampangnya meluncur ke atas bukit. Kalau motor saya? Nggak deh, makasih.. Haha..

5-10 menit adalah waktu yang diperlukan untuk sampai di Candi IV dari pemandian air panas. Disinilah terpampang sebuah candi yang berdiri kokoh, sementara itu di sekelilingnya banyak sekali reruntuhan candi baik di sisi samping maupun depan. Kalau melihat dari bentuknya, candi-candi yang terdapat di Komplek Candi Gedong Songo ini mengingatkan saya kepada candi-candi yang ada di Dieng terutama Candi Arjuna. Bentuknya sangat mirip, hiasan-hiasan pada candi juga serupa. Mungkinkah ada hubungannya? Karena kalau dilihat lokasinya antara Bandungan dengan Dieng itu nggak terlalu jauh loh.
Candi Gedong Songo
Tidak jauh dari Candi IV saya melihat sebuah candi yang cukup misterius. Menurut saya misterius karena nggak ada namanya. Di Gedong Songo terdapat 6 komplek candi, namun yang diberi nama hanya 5 komplek saja yaitu Candi I sampai Candi V. Nah satu komplek candi yang letaknya nyempil di pojok ini nggak diberi nama. Memang sih candinya agak berbeda dibandingkan dengan candi-candi lainnya di areal ini. Ukuran candinya lebih kecil dan tidak semegah candi-candi lainnya. Apakah candi ini masih merupakan bagian dari Candi IV sehingga tidak diberi nama? Saya masih belum mendapatkan jawabannya. Jujur saya nggak berlama-lama di candi tak bernama ini. Saya merasa ada yang sedang mengawasi saya dari rimbunnya pohon pinus yang ada di atas bukit sana. Cuma perasaat saya aja sih. Saya hanya mengambil satu foto kemudian segera meninggalkan candi ini. Haha..

Sudah cukup melihat Candi IV dan candi misterius saya langsung ke Candi V yang merupakan candi terakhir yang ada di Gedong Songo. Letaknya di atas bukit paling tinggi di antara candi-candi yang lain. Sepertinya awalnya Candi V ini memilih 3 bangunan candi utama. Hanya saja yang masih utuh hanya satu yaitu yang berada di tengah. Sedangkan dua candi yang mengapit sudah hampir rata dengan tanah alias sudah hancur. Agak janggal juga ya namanya Candi Gedong Songo tapi perjalanan saya harus berakhir di candi yang kelima karena memang adanya cuma lima komplek candi.
Candi Gedong Songo
Candi Gedong Songo
Hari sudah mulai gelap, saya harus segera turun agar tidak terjebak gelap dalam perjalanan keluar area candi. Dari Candi V ke pintu keluar ternyata masih cukup jauh juga. Lelah memang mengelilingi Candi Gedong Songo karena harus jalan kaki kurang lebih 3 km. Bagi yang punya duit lebih bisa mencoba alternatif menggunakan kuda. Tapi bagi yang ingin santai, jalan kaki 3 km itu nggak kerasa lho. Ada tips nih saat menuju pintu keluar. Kalau Anda sendirian dan pengen cepet keluar, lewat aja dari pintu masuk tadi. Kalau mau ngikutin lewat pintu keluar, jalannya agak jauh karena harus melewati warung-warung pada pedagang yang memang sengaja dibuat berkelok-kelok nggak habis-habis. Hehe.. Dari Gedong Songo saya langsung meluncur ke Semarang lewat jalur Bandungan-Ungaran dan sampai di Semarang (Tembalang) saat hari sudah gelap.

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?

 
Top