GuidePedia

0

sejarah:
F-35 Lightning II adalah hasil pengembangan dari pesawat X-35 dalam program Joint Strike Fighter. Pesawat ini adalah pesawat tempur berkursi tunggal, bermesin tunggal, yang dapat melakukan banyak fungsi, antara lain pertempuran udara-ke-udara, dukungan udara jarak dekat, dan pengeboman taktis. Pengembangan pesawat ini dibiayai oleh Amerika Serikat, Britania Raya dan beberapa negara lainnya.
Lockheed Martin dan Boeing pada tanggal 16 November 1996. Masing-masing perusahaan diharuskan untuk membuat dua pesawat yang dapat mendemonstrasikan lepas landas dan mendarat konvensional (conventional takeoff and landing, CTOL), lepas landas dan mendarat pada kapal induk, dan lepas landas pendek dan mendarat vertikal (short-takeoff and vertical-landing, STOVL). Lockheed Martin mengembangkan X-35 dan Boeing mengembangkan X-32.

Pada tanggal 26 Oktober 2001, diumumkan bahwa X-35 Lockheed Martin mengalahkan X-32 Boeing.

Varian:
Program Joint Strike Fighter didirikan untuk mengantikan pesawat tempur lama, dengan biaya pengembangan, produksi, dan operasi yang relatif kecil. Ini dicapai dengan membuat pesawat tempur dengan tiga varian, yang masing-masing memiliki kesamaan 80%. Ketiga varian tersebut adalah:

F-35A, Pesawat lepas landas dan mendarat konvensional (conventional takeoff and landing, CTOL) yang akan menggantikan F-16 Fighting Falcon Angkatan Udara Amerika Serikat mulai tahun 2011.
F-35B, Pesawat lepas landas pendek dan mendarat vertikal (short-takeoff and vertical-landing, STOVL) yang akan menggantikan AV-8 Harrier II dan F/A-18 Hornet Korps Marinir Amerika Serikat serta Angkatan Laut Italia, dan Harrier GR7/GR9 Britania Raya mulai tahun 2012.
F-35C, Pesawat kapal induk yang akan menggantikan F/A-18 Hornet (varian A/B/C/D saja) Angkatan Laut Amerika Serikat mulai tahun 2012.

sepesifikasi:

Kru: 1

Panjang: 51.4 ft

Lebar sayap: 35 ft

Tinggi: 14.2 ft

Luas sayap: 460 ft²,

Bobot kosong: 29,300 lb

Bobot terisi: 44,400 lb

Bobot maksimum lepas landas: 70,000 lb

Mesin: 1× Pratt & Whitney F135 afterburning turbofan

Dorongan kering: 28,000 lbf

Dorongan dengan pembakar lanjut: 43,000 lbfInternal fuel:18,480 lb (8,382 kg)


Kinerja

Laju maksimum: Mach 1.67 (1,283 mph, 2,065 km/h)

Jarak jangkau: 1,200 nmi on internal fuel

Radius tempur: 610 nmi on internal fuel

Batas tertinggi servis: 60,000 ft

Laju panjat: classified

Beban sayap: 91.4 lb/ft²

Dorongan/berat:

With full fuel:0.84;

With 50% fuel:1.04 B:

g-Limits: 9 g


Persenjataan

Senjata api: 1 × GAU-22/A 25 mm (0.984 in) cannon internally with 180 rounds group="nb">fitted as an external pod with 220 rounds in the F-35B and F-35C

Titik keras: 6× external pylons on wings dengan kapasitas 15,000 lb (6,800 kg) and 2× internal bays with 2 pylons each for a total weapons payload of 18,000 lb,with provisions to carry combinations of:

Rudal:

Air-to-air: AIM-120 AMRAAM, AIM-132 ASRAAM, AIM-9X Sidewinder

Air-to-ground: AGM-154 JSOW, AGM-158 JASSM

Bom:

Mark 84, Mark 83 and Mark 82 GP bombs

Mk.20 Rockeye II cluster bomb

Wind Corrected Munitions Dispenser capable

Paveway-series laser-guided bombs

Small Diameter Bomb (SDB)

JDAM-series

A future nuclear weapon









galeri:














Post a Comment Blogger

Beli yuk ?