GuidePedia

0



Masih ingat dengan jaman dimana ketika Anda mengakses layanan internet lewat modem 56k, lalu berkenalan dengan layanan jaringan WiFi yang menghadirkan akses tanpa kabel dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi? Hal serupa bakal terjadi dalam waktu dekat, dan kali ini jaringan WiFi bakal bernasib serupa modem 56k tadi.

Para ilmuwan sukses mengembangkan sebuah teknologi baru yang dijuluki Li-Fi alias light fidelity; teknologi ini diyakini mampu menghadirkan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari jaringan WiFi yang ada pada saat ini, dimana percobaan di laboratorium sukses menembus tingkat kecepatan transfer data mencapai 224GB/detik!

Jika disederhanakan, kecepatan tersebut sama seperti mentransfer 22 film Blu-Ray sekaligus dalam waktu 1 detik saja. Saat ini teknolofi Li-Fi sudah mulai diujicoba di luar laboratorium, dan hasil percobaan di pusat pengembangan yang terletak di Tallin, Estonia mencatat bahwa Li-Fi sukses melakukan transfer data dengan tingkat kecepatan 1GB/detik, alias 100x lipat dari tingkat kecepatan jaringan WiFi yang ada pada saat ini.

Seperti yang Anda ketahui, baik cahaya maupun gelombang radio sama-sama bagian dari spektrum elektromagnetik. Bedanya, cahaya memiliki spektrum yang 10.000x lebih besar daripada gelombang radio, dan ini berarti bahwa Li-Fi memiliki potensi untuk digunakan sebagai media transfer data berkapasitas besar. Jadi ketimbang menyebarkan informasi via satu aliran data tunggal, cahaya memungkinkan para ilmuwan untuk menyebar data serupa dengan menggunakan ribuan aliran sekaligus.

Li-Fi bekerja dengan cara mengedipkan lampu LED dari posisi on ke off dengan tingkat kecepatan yang sangat tinggi, dan mengirimkan data pada satu sistem penerimaan (receiver) dalam format kode biner. Jika disederhanakan, cara ini mirip seperti halnya ketika Anda menulis dalam kode morse dengan menggunakan lampu senter, tapi dipercepat ribuan kali.

Kedipan tersebut tak akan bisa dilihat oleh mata telanjang, dan yang dibutuhkan cuma sebuah microchip mungil untuk tiap perangkat penerangan guna menghadirkan 2 fungsi pokok: penerangan dan transmisi data tanpa kabel. Hal ini berarti bahwa Anda bisa menggunakan lampu LED yang sudah terpasang di rumah Anda, namun dengan tambahan sejumlah perangkat lain untuk menangkap sinyal yang masuk.

Dalam waktu dekat, teknologi Li-Fi tampaknya bakal ideal untuk dipakai dalam transfer data dalam satu ruangan, mengingat cahaya tak bisa menembus benda padat seperti halnya gelombang radio. Jadi jika Anda terhubung dengan jaringan Li-Fi lalu meninggalkan ruangan tersebut, maka koneksi perangkat dengan jaringan akan langsung terputus.


lanjutin di sini !

Post a Comment Blogger

Beli yuk ?

 
Top